Program Keluarga Harapan

Meraih Keluarga Sejahtera

KEMENTRIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

Berita Terkini

Bupati Serang : Pendamping Kunci Sukses PKH

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menyatakan para pendamping program keluarga harapan (PKH) merupakan kunci sukses program dari pemerintah pusat yang selama ini telah membantu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di daerah itu. "Keberhasilan PKH di Serang tidak terlepas dari peran aktif dari para pendampingnya, karena itu mereka perlu mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah," kata dia usai memberikan bantuan kendaraan operasional bagi pendamping PKH di Serang, Banten, dikutip dari Antara.

Antara 24-04-2019

217 KPM Batang Secara Sukarela Mundur Dari PKH

Sebanyak 217 ibu-ibu KPM PKH hadir dalam kegiatan Gelegar Program Keluarga Harapan (PKH) di lapangan Desa Pangempon, Kecamatan Bawang, Minggu (21/4). Mereka mendapat bingkisan spesial dari Bupati Batang. Bingkisan terima kasih diberikan kepada 217 ibu-ibu, karena mereka dinyatakan lulus dari Program PKH dan secara suka rela bersedia mengundurkan diri dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ke-217 ibu-ibu tersebut sebelumnya merupakan penerima KPM, PKH berasal dari dua Kecamatan. Yakni Kecamatan Bawang dan Reban, mereka mengundurkan diri dengan alasan ekonomi sudah membaik, maka mereka memutuskan untuk keluar dari program PKH tersebut.

Suara Merdeka 23-04-2019

PKH Sukses Turunkan Kemiskinan di Indonesia

Berbagai program pengentasan dan penanggulangan kemiskinan yang digulirkan Pemerintah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pemerintah mengklaim angka kemiskinan di negeri ini terus menurun berkat upaya Program Keluarga Harapan (PKH). Direktur Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, Wiryanta mengatakan keberhasilan ini tak lain karena program-program yang digulirkan Pemerintah tersebut tepat sasaran.

Republika 22-04-2019

Pemkab Bogor : PKH Efektif Kurangi Kemiskinan

Bogor, Lebih dari 134.558 warga Kabupaten Bogor sudah menerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH) sejak 2007 hingga 2019. Penerima PKH di Kabupaten Bogor ini tersebar di 40 kecamatan di 434 desa atau kelurahan. Wakil Bupati Iwan Setiawan mengatakan, pengembangan PKH mampu mendorong perubahan sikap mental dan kondisi sosial ekonomi rumah tangga sasaran, terbukti setelah beberapa tahun menerima bantuan untuk meringankan beban keluarga di bidang kesehatan dan pendidikan. “Sasarannya terutama adalah keluarga yang hingga saat ini masih tergolong keluarga sangat miskin,” kata Iwan.

Radar Bogor 18-04-2019

62 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Graduasi

Sebanyak 62 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kabupaten Limapuluh Kota menyatakan keluar secara sukarela dari program bantuan sosial itu. Sehingga mereka mendapatkan aspresiasi dari Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi Bupati Irfendi Arbi mengapresiasi warga yang telah melakukan graduasi dari KPM-PKH tersebut. Penghargaan itu diberikan Irfendi Arbi dalam rangkaian apel bersama ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, di halaman kantor bupati Bukik Limau Sarilamak, Selasa (16/4).

Haluan 17-04-2019

Mensos : PKH Dapat Penuhi Target IPM 2019

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH) efektif dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Bahkan, intervensi PKH sudah dilakukan sejak anak masih dalam kandungan atau pada ibu hamil. "Komplementaritas Bansos PKH dengan bantuan sosial dan program subsidi lainnya berdampak signifikan dalam percepatan penanganan kemiskinan di Indonesia dan IPM," kata Menteri Sosial di Kabupaten Bandung Barat hari ini.

Humas Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial 15-04-2019

93,2 PERSEN KELUARGA NYATAKAN PUAS TERHADAP PKH

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan sebesar 93,2 persen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menyatakan puas terhadap program bansos yang bertujuan menekan angka kemiskinan di Indonesia.  Ia menjelaskan berdasarkan survei independen MicroSave Consulting Indonesia dalam kerangka kerjasama antara Kementerian Sosial RI dan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF) menunjukkan 93 persen puas terhadap keteraturan penerimaan dana bansos PKH ke dalam rekening, 92 persen puas terhadap respon Contact Center PKH dalam menanggapai aduan, 94 persen puas terhadap pendampingan oleh Pendamping PKH, 93 persen puas terhadap kemudahakan menjangkau lokasi pencairan bansos, dan 94 persen menyatakan puas terhadap kemudahan bertransaksi di lokasi pencairan bansos.  

Humas Kemensos 15-04-2019

Mensos Salurkan PKH Kota Sukabumi

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi untuk menyerahkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Sukabumi adalah daerah yang luas dengan penduduk yang banyak. Tentunya pemerintah pusat memberikan perhatian karena ada potensi-potensi yang bisa kita kembangkan,” kata Mensos dalam acara Penyaluran Bansos PKH dan BPNT di GOR Surya Kencana, Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, seperti dirilis Humas Kemensos RI,  Rabu (10/04/2019).

HUmas Kemensos 10-04-2019

Pemkab Serang Beri Bantuan Motor ke 114 Pendamping PKH

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan bantuan kendaran bermotor untuk 114 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Serang. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan bantuan tersebut diberikan sejak 2017, dan terdapat tambahan pendamping 2018 yang kemudian diberikan tambahan kendaraan operasional.

Detik 09-04-2019

Himbara Turut Andil Menyukseskan Penyaluran Bansos PKH

Kementerian Sosial memercayakan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui kerjasama dengan Himbara (Himpunan Bank Negara).   Salah satunya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang turut berperan disamping BNI, BTN dan Bank Mandiri dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH khususnya di Kabupaten Tanggerang. 

Humas Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial  Kementerian Sosial RI 09-04-2019