Program Keluarga Harapan

Meraih Keluarga Sejahtera

KEMENTRIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

Pulihkan Trauma Peksos Supervisor Kemensos Buka LDP 24 jam


Sumber : Damaris Sianipar Peksos Supervisor. Bertugas di Desa Sambo, Kab.Sigi, Sulawesi Tengah
Posting : Joko Hariyanto
Tanggal : 2018-11-17


Bagikan Berita

Desa Sambo (16 November 2018) - Peksos Supervisor Program Keluarga Harapan memberikan layanan dukungan psikososial selama 24 jam kepada warga korban gempa bumi di desa desa Sambo, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengan. Aisya warga desa Sambo mengaku senang dengan kedatangan dan LDP yang diberikan oleh Peksos Supervisor PKH Kemensos karena dapat memembangkitkan mental anak-anak yang ada di desa tersebut. 

“Sebelumnya tidak ada relawan yang datang tinggal disini, hanya teman-teman dari PKH ini saja. Relawan lain hanya pulang pergi, itupun tidak datang setiap hari” ungkap Aisya, ibu ketua RT 05 Desa Sambo.

Di Desa Sambo, Peksos Supervisor tinggal bersama korban bencana di tenda pengungsian. Tidak jarang, para pengungsi datang menghampiri untuk berbagi cerita tentang keluh kesahnya selama menghadapi situasi ini. Dahsyatnya bencana gempa 28 September 2018 bahkan masih membuat warga Desa Sambo sampai saat ini masih trauma untuk tidur di dalam rumah. 

Layanan dukungan psikososial (LDP) diberikan kepada korban bencana gempa di Desa Sambo melalui berbagai kegiatan. Setiap pagi hingga siang hari, Peksos Supervisor berkumpul dengan ibu-ibu di bawah tenda untuk bercerita, bermain, hingga senam bersama. Sore harinya ketika matahari mulai bersahabat, LDP diberikan kepada anak-anak sambil bermain dan bernyanyi bersama, dengan harapan mereka dapat melupakan rasa sedih dan ketakutan yang dirasakan pasca gempa.

Selain dukungan psikososial, berbagai bantuan juga datang di desa ini. Salah satunya adalah alat menggambar dan mewarnai yang diberikan oleh RR Endah Sulistyaningsih selaku Kasubdit Sumber Daya Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial RI. Beliau juga mengajak anak-anak bermain dan bernyanyi bersama di bawah Tenda Pondok Anak Ceria. 

Di Desa Sambo, Dusun III ini sendiri terdapat 21 orang penerima manfaat PKH yang menjadi korban bencana gempa.

“Anak-anak kita punya cita-cita yang hebat, agar semua itu tercapai, kuncinya adalah kesehatan dan pendidikannya. Dimulai dari apa yang masuk di dalam mulut. Oleh karena itu, pergunakan bantuan PKH sebaik mungkin" tuturnya.

Tak lupa, kepada seluruh ibu-ibu di tenda pengungsian, beliau menyampaikan. “Jaga sayangi anak-anak kita, karena mereka yang nanti akan menjaga bangsa ini.” Tutur RR Endah Sulistyaningsih.