Program Keluarga Harapan

Meraih Keluarga Sejahtera

KEMENTRIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

21 Anak PKH Lampung Diterima Program Beasiswa Bidikmisi 2019


Sumber : Madani-news
Posting :
Tanggal : 2019-07-02


Bagikan Berita

Bandar Lampung –Sebanyak 21 anak KPM PKH asal Provinsi Lampung dinyatakan lolos seleksi penerima beasiswa Bidikmisi 2019. Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.

“Alhamdulilah saat ini terdata 21 anak PKH dinyatakan lulus Bidikmisi. Rinciannya 13 anak di Universitas Lampung, 5 anak di Institut Teknologi Sumatera,  dan 3 anak di IAIN Metro, kata Koordinator Wilayah PKH Provinsi Lampung Slamet Riyadi Sabtu, 22 Juni 2019.

Slamet mengatakan jumlah anak PKH yang berhasil diterima bidikmisi diperkirakan akan terus bertambah, mengingat belum semua PTN/PTKIN mengumumkan seleksi Bidikmisi 2019, serta pengumuman seleksi jalur SBMPTN/UMPT-KIN juga belum di umumkan.

“Data yang kami miliki,  terdapat 134 anak PKH Lampung diterima di PTN/PTKIN jalur SNMPTN/ SPAN-PTKIN. Paling banyak diterima di UIN yaitu 65 anak dan 26 anak di IAIN Metro, pungkas Slamet.

Ditempat berbeda, Kadis Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni menyambut gembira akan kabar 21 anak PKH yang lolos seleksi Bidikmisi.

“Saya sangat bahagia dan gembira mendapat laporan 21 anak PKH itu lulus Program Bidikmisi 2019. Harapannya 134 anak tersebut semua diterima Bidikmisinya” ucap Sumarju bersemangat.

Kadis yang kini mendapatkan julukan “Panglima Tagana Lampung” ini membeberkan bahwa inovasi Gerakan Ayo Kuliah (GAK) bagi anak PKH merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Target yang ingin dicapai gerakan ini tidak muluk-muluk yakni ‘satu kecamatan, satu sarjana’, terang Sumarju.

Diinformasikan juga bahwa tahun 2017 anak PKH Lampung yang diterima program bidik misi sebanyak 28 anak, meningkat tahun 2018 menjadi 86 anak.

Gerakan Ayo Kuliah adalah upaya inovasi bersama segenap pelaksana PKH di Provinsi Lampung yang meliputi Dinas Sosial, Koordinator Wilayah, Koordinator Kabupaten/Kota, Pendamping Sosial PKH, dan Administrator Pangkalan Data (APD), serta Satuan Tugas Ayo Kuliah dalam rangka membantu siswa PKH masuk ke jenjang Universitas.

“Program ini diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan,” tegas Sumarju.