Program Keluarga Harapan

Meraih Keluarga Sejahtera

KEMENTRIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

Cerita Sukses

DULU NEBENG SEKARANG RUMAH PRIBADI KPM MANTAP GRADUASI

Satu lagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menyatakan keluar dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) karena sudah sejahtera mandiri. Adalah  Rosmawati Hutagaol (45 tahun) yang merupakan salah seorang KPM dari Desa Loloanaa/Lolomoyo Kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli yang meminta untuk keluar dari kepesertaan PKH pada hari Selasa, 30 Juli 2019. Rosmawati Hutagaol mantap keluar dari kepesertaan PKH karena merasa sudah sejahtera yaitu memiliki usaha koperasi yang telah dirintis sejak tahun 2017 bersama dengan suami. Rosmawati Hutagaol memiliki 3 orang anak Ronal (21 tahun), Desi (19 tahun), dan Ingat (12 tahun) yang saat ini masih berada di bangku kelas 6 Sekolah Dasar. Pendamping Sosial PKH di Desa Loloana’a/Lolomoyo adalah NIRAWATI ZILIWU.

05-Aug-2019

MENOLAK MENYERAH, PENERIMA PKH DI BULELENG SUKSES KELOLA DANA BANTUAN SOSIAL HINGGA HASILKAN JUTAAN RUPIAH BEGINI KISAHNYA

Buleleng, Bali (31 Juli 2019) Dalam menapaki kehidupannya, Ni Nengah Sukasari (52) memiliki prinsip, selalu berusaha dan optimis. Tidak pernah ada yang menebak takdir seseorang. Oleh sebab itulah manusia harus bekerja keras. Roda kehidupan pasti berputar, dulu masuk kategori keluarga Pra Sejahtera, kini menjadi keluarga sejahtera yang mampu memenuhi kebutuhannya dan memiliki usaha.

31-Jul-2019

USAHA SUKSES, KPM MEMINTA GRADUASI

Nurbaiti Butar-Butar dan Sawarni Lase adalah 2 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Desa Foa Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli yang meminta untuk keluar dari kepesertaan PKH pada hari Rabu, 10 Juli 2019. Nurbaiti yang masih memiliki komponen PKH anak sekolah aktif begitu juga Sawarni Lase masih memiliki 2 orang anak sekolah aktif menyatakan keluar dari kepesertaan PKH bersama dengan suami yang juga dihadiri dan diapresiasi oleh Kepala Desa Foa.

15-Jul-2019

Kisah KPM PKH di Buleleng Lolos dari Jerat Kemiskin

KELUARGA I Gusti I Ayu Supiani, 42, warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, Bali, memutuskan untuk berhenti menjadi penerima Program Keluarga Harapan (PKH). PKH merupakan program bantuan bersyarat kepada keluarga prasejahtera untuk mendorong kemandirian, mengurangi kemiskinan, serta mendorong peningkatan produktivitas penerima manfaat.

01-Jul-2019