Program Keluarga Harapan | Berita | Program Keluarga Harapan

Berita

Bahasa |  English  

Warga Kec. Socah Bangkalan Hapal Betul Nama Menteri Sosialnya

Bangkalan Madura (18/08) - Ada sesuatu yang berbeda terjadi di Kantor Kec. Socah Bangkalan pagi itu. Tenda, kursi dan umbul-umbul sudah tersusun rapih. Masih terasa gelora semangat HUT kemerdekaan RI ke 72 tahun di sana.

Tiga ratus lima puluh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), berbondong-bondong datang menuju pendopo kantor kecamatan ini.

Sekitar pukul 09.30, Staf Khusus Menteri Sosial (Dwi Ariadi Kusuma)dalam rangka Penyaluran Bansos Non Tunai PKH di Kab. Bangkalan, berdialog langsung di hadapan ibu-ibu KPM PKH.

Dialog santai namun sarat makna dari Staf Khusus ini, seolah memberikan \′oase\′ tersendiri bagi KPM. Terlebih saat dirinya bertanya nama menteri sosial, mereka berebut untuk menjawab dan dengan mudah mampu menjawab secara benar. Ibu-ibu KPM juga memahami betul bahwa dana PKH harus dimanfaatkan sebaik-baiknya \′hanya\′ untuk keperluan pendidikan dan kesehatan.

Hadir dalam kesempatan tsb : Kadis Sosial Bangkalan (M. Taufan Zairinsyah), Wakil Pimpinan Wilayah BRI Surabaya (Budi Noviyanto), Tenaga Ahli Menteri Sosial (Bapak Nova Hariyanto), Perwakilan dari Direktorat Jenderal Perlinjamsos, Camat Kec. Socah (Mujiyono) beserta jajarannya, Forum Koordinasi Pemda Bangkalan, Ibu-ibu penerima manfaat, anak-anak PKH berprestasi, pendamping dan operator PKH.

Jumlah penerima PKH di Kab. Bangkalan sampai dengan tahun 2017 adalah sebanyak 56.143 KPM.

Penyaluran bantuan PKH yang dilaksanakan secara non tunai di Kab.Bangkalan ini, tahun 2017 dilaksanakan untuk tahap I,II dan III dengan jumlah bantuan Rp. 1.500.000,- melalui lembaga bayar Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Adapun bantuan sosial yang diserahkan dari Kementerian Sosial RI Tahun 2017 di Kab. Bangkalan adalah senilai Rp. 234.511.740.000,- (dua ratus tiga puluh empat milyar lima ratus sebelas juta tujuh ratus empat puluh ribu rupiah), yang tdd :
a. Bantuan Sosial PKH, senilai Rp. 106.110.270.000,- bagi 56.143 KPM.
b. Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) Rp. 128.347.470.000,- bagi 93.575 keluarga.
c. Bantuan Sosial Disabilitas Rp. 54.000.000,- bagi 18 jiwa.

Dalam kesempatan tsb, juga dihadirkan 10 anak berprestasi di tingkat kabupaten dan kecamatan dari keluarga PKH. Yaitu prestasi di bidang olah raga (bela diri), kesenian dan pendidikan. BRI memberikan reward berupa pemberian \′Tabungan Junior\′ senilai Rp. 250.000/siswa untuk 10 anak berprestasi dengan rekening tabungan atas nama siswa itu sendiri.

Wakil Pimpinan BRI dalam sambutannya menyatakan bahwa BRI berkomitmen tinggi terhadap program ini. \"Program ini adalah amanah, sehingga BRI harus dapat melayani KPM dengan sebaik-baiknya\", ujarnya. Perpanjangan tangan BRI sudah mencakup pelosok-pelosok Indonesia (juga terdapat agen Brilling BRI sebagai perpanjangan tangan BRI untuk masyarakat).

Di akhir sambutannya, Staf Khusus Menteri Sosial juga menyampaikan bahwa penyaluran bansos non tunai PKH perlu dukungan dan keseriusan dari semua pihak untuk mewujudkannya, sehingga kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia semakin baik lagi dan komitmen \"Agustus Tuntas\" tercapai.

Menutup acara adalah simulasi dan praktek KPM ke loket-loket BRI untuk mengaktifkan PIN dan mengambil sebagian dana-nya di ATM yang tersedia di mobil BRI.

Panas terik siang itu di Kantor Kec. Socah tak menggoyahkan semangat KPM untuk tetap antri dengan tertib. Senyum sumringah mengantarkan mereka pulang dengan satu pemahaman baru, bahwa bantuan tidak untuk dihabiskan, namun disimpan sebagai tabungan yang dapat diambil pada saat yang diperlukan.

Ini-kah potret kesejahteraan masyarakat Indonesia?
Dirgahayu Indonesia ke-72 tahun...

Sumber: https://www.kemsos.go.id/berita/warga-kec-socah-bangkalan-hapal-betul-nama-menteri-sosialnya

 Berita Internal Terbaru


 Arsip Berita



Kantor Pelaksana PKH Pusat

Gedung D Kementerian Sosial RI

Jl. Salemba Raya No.28, Jakarta Pusat

+6221 3103591 (ex.2446)

Fax : +6221-3147474, 3925153

E-mail : pusat@pkh.kemsos.go.id